Pages

Minggu, 15 Januari 2012

Kerapu Tahan 12 Bulan


Ini sensasi baru menikmati kerapu, biasanya ikan laut itu dimasak ketika masih segar. Mafhum saja daging kerapu sulit dikeringkan karena berkadar lemak tinggi. Namun dalam ajang Indoaqua tahun 2010 di Lampung pada akhir Oktober 2010, Stan PT ZKK memperkenalkan kerapu bebek yang diasinkan. R Sugiarto BSc, MBA, dari ZKK, merendam Cromileptes altivelis ke dalam larutan garam yang diberi zeolit, lalu dijemur sepekan. Zeolit menyerap lemak sehingga kerapu mudah dikeringkan, yang istimewa, bau amis juga hilang dan kerapu awet disimpan hingga 12 bulan. Bila hendak dimakan, kerapu tinggal digoreng.
»»  Baca Selengkapnya...

Tips Supaya Warna Burung Kakatua Tetap Indah


Semua orang yang suka memelihara burung kakatua, tentu ingin dong melihat peliharaannya itu berbulu indah dan halus. Nah kali ini saya akan memberikan sedikit tips agar peliharaannya itu  mempunyai bulu yang indah.Di habitat aslinya di Maluku, burung paruh bengkok seperti kakatua taninbar cacatua gofini dan bayan aru electhus rotates aurensi memiliki warna bulu indah. Di penangkaran warna bulu dipertahankan keelokannya dengan memberi pakan gula jawa yang telah dihaluskan sebanyak dua kali sehari. Itu lah yang dilakukan Don Wells, penangkar kakatua di Bali. Don memberikan gula merah dengan cara mencampurkannya pada pakan buah yang telah di blender.

Itulah sedikit tips dari saya, mudah-mudahan bermanfaat…..amieeeen.
»»  Baca Selengkapnya...

Pena Beraroma Kopi


Siapapun pasti tergoda dengan aroma kopi yang keluar saat air panas menyiram bubuk kopi di dalam cangkir. Bau khas itulah yang membuat kopi menjadi salah satu minuman paling favorit di dunia. Kini mania kopi g perlu setiap saat menyeduh kopi untuk menghirup aroma nikmat itu. Jeffry Lim asal Taiwan memproduksi pena beraroma kopi. Aroma itu berasal dari plastik tembus pandang di bagian tengah pena terbuat dari serat tumbuhan yang diberi aroma kopi. Aroma itu bertahan hingga setahun. Selain aroma kopi, Jeffry juga memproduksi pena dengan aroma lavender.
»»  Baca Selengkapnya...

Berapa Kalikah Kita Mengunyah Makanan???


Mengunyah makanan ternyata berkaitan erat dengan kesehatan. Dalam mengunyah makanan bahkan kita bisa menjadikannya sarana berzikir yang menyehatkan jiwa.
Berapa kalikah anda mengunyah makanan di dalam mulut? Sebelum kita menjawabnya , kita periksa dulu apa yang terjadi saat kita mengunyah.
Saat kita mengunyah makanan, sebenarnya kita melakukan proses pra-pencernaan, artinya pencernaan sebenarnya di mulai dari mulut, bukan perut. Makanan dihaluskan agar bisa terserap dengan baik dalam tubuh. Air liur juga akan membantu proses ini dengan memecah makanan menjadi bagian-bagian yang kecil berikut zat yang terkandung di dalamnya.
Proses kimiawi dari pencernaan juga dimulai dengan mengunyah. Kontak makanan dengan dengan air liur bukan hanya penting karena dapat membantu untuk melumasi makanan, sehingga memudahkan makanan (terutama yang dikeringkan) lulus lebih mudah ke kerongkongan, tetapi karena air liur mengandung enzim yang berkontribusi pada proses kimia pencernaan.
Bila makanan tidak dikunyah dengan baik dan fragmen makanan masih terlalu besar sampai saat di perut untuk dihancurkan, maka pencernaan sempurna tidak terjadi. Ingat bahwa gigi hanya ada di mulut sementara usus dan lambung tak memiliki gigi. Ekstrak dari makanan akan gagal diserap. Bakteri juga akan timbul yang menjadi penyebab utama gangguan di perut dan usus. Selain itu, otot perut akan rileks jika proses mengunyah sempurna dan pemilahan mana yang sari dan sisa makanan sudah dapat dimulai yang membuat kerja pankreas dan lambung lebih ringan.
Menurut seorang ahli gizi, Prof Hiromi Shinya, dalam bukunya the Miracle of Enzyme, mengunyah perlu diperhatikan dan menjadi unsur penting bagi kesehatan. Melihat proses-proses ini tentulah terbayang bahwa mengunyah yang cepat atau makan secara terburu-buru tak baik bagi pencernaan.
Menurut Prof Hiromi, mengunyah yang baik adalah antara 30-60 kali untuk makanan biasa, sedangkan untuk makanan yang sulit dicerna sebanyak 70-75 kali. Jika jumlah kunyahan sedikit misal hanya 7-10 kali maka sebagian makanan  itu akan terbuang tanpa terserap dan bahkan menimbulkan pembusukan yang menghasilkan banyak zat membahayakan dalam perut.
Karenanya, bersungguh-sungguhlah dalam mengunyah makanan anda dengan tenang, rileks dan bahagia. Bayangkan bahwa makanan itu akan sampai di perut anda dan menjadi bagian penting yang akan mempengaruhi hidup anda. Kunyahlah sampai anda tak lagi tahu mana tangkai dan bunga brokoli, mana kulit dan daging ayam. Dan mana butiran nasi dan serpihan bawang. Jadi harus halus dan lunak sekali. Dengan begitu, anda punya waktu lama untuk menikmati makanan dalam mulut dan dengan sendirinya anda tak akan makan dengan jumlah berlebihan.
Lalu apakah ini juga dicontohkan Nabi? Tentu saja. Nabi dikabarkan mengunyah makanan secara perlahan. Beberapa ahli agama menganjurkan 33 kali. Dengan angka itu kita tak hanya bisa menghancurkan makanan dengan sempurna tapi juga bisa sekalian berzikir agar makanan menjadi berkah dalam tubuh kita.
»»  Baca Selengkapnya...

Manfaat Ekstrak Kembang Sepatu



Tingkat kelulusan hidup (SR) benih nila oreochromis sp saat pengangkutan berkisar 70-75% terutama bila kepadatan benih tinggi. Kelulusan hidup rendah itu dipicu gesekan antar benih yang menimbulkan luka hingga berujung pada kematian, Riset Agus Surachmat dan kawan-kawan dari SUPM Negeri Kotaagung, Lampung, membuktikan pemberian ekstrak bunga kembang sepatu Hibiscus rosasinensis dapat meningkatkan SR. Pemberian ekstrak 1 ml/liter air pada benih nila mampu meningkatkan SR menjadi 90-95%.
»»  Baca Selengkapnya...